20 Prompt Gemini AI untuk Foto Winter Estetik: Bikin Feed Instagram Serasa di Swiss!
DB KLIK – Siapa bilang liburan musim dingin harus mahal dan terbang jauh ke Eropa? Dengan kemajuan teknologi Gemini AI, kamu bisa menciptakan visual musim dingin yang memukau hanya dengan perintah teks.
Mulai dari pemandangan pegunungan Alpen yang megah hingga suasana cozy di dalam kabin kayu, semuanya bisa kamu buat dalam hitungan detik.
Untuk kamu yang ingin mempercantik feed Instagram agar terlihat profesional dan estetik, berikut adalah 20 daftar prompt Gemini AI yang bisa langsung kamu copy-paste!
Prompt Gemini AI buat foto winter
1. Gunakan wajah saya 100 persen identik seperti referensi (bentuk wajah, mata, hidung, bibir, dan telinga tidak berubah). Foto vertikal 9:16, menampilkan saya berjalan di jalan bersalju di Tokyo malam hari, lampu kota berpendar lembut di latar belakang. Pakai coat wol warna abu muda, scarf putih, dan topi rajut krem.
Ekspresi lembut, seperti menikmati dingin malam. Snowflakes turun perlahan, bokeh lampu neon merah-biru khas Shinjuku. Tone sinematik lembut, kamera Canon EOS R5 + lensa 50 mm f/1.2, depth of field dangkal, pencahayaan alami dari lampu jalan.
Baca juga : 25 Prompt Gemini AI Foto Sendiri Bak Model di Edinburgh, Hasilnya Dijamin Bikin Melongo
2. Foto setengah badan (portrait close-up) di tepi danau beku Norwegia. Langit jingga senja memantul di es. Saya mengenakan coat beige panjang, syal wol tebal, dan sarung tangan cokelat muda. Tangan kanan memegang cangkir kopi panas, uap mengepul ke udara dingin. Ekspresi hangat dan tenang, mata sedikit menyipit karena cahaya. Jangan ubah wajah, tone realistik HDR, tekstur kulit alami, detail salju nyata.
3. Komposisi tiga bingkai vertikal 9:16. Atas: close-up wajah dengan serpihan salju di bulu mata.
4. Tengah: medium shot, saya duduk di bangku taman bersalju sambil melihat anak-anak bermain salju. Bawah: full-body shot, berdiri di jalan desa Jepang, pohon-pohon sakura kering di latar. Pakai coat biru tua, syal putih, dan sepatu boots hitam tinggi. Pencahayaan natural daylight dengan nuansa film “First Snow Love”.
5. Full-body, berdiri di jembatan kayu yang tertutup salju, di atas sungai beku Alpen Swiss. Langit cerah biru, kabut halus dari napas tampak di udara. Saya mengenakan coat krem panjang dan berpose dengan satu tangan di saku. Ekspresi netral dengan sedikit senyum. Tone realistis, kamera DSLR f/1.8, warna dingin dengan highlight salju lembut.
6. Close-up wajah di dalam kabin kayu hangat, jendela di belakang memperlihatkan salju turun deras. Cahaya hangat dari api perapian menyinari sisi wajah. Saya mengenakan sweater rajut krem, rambut sebagian terurai. Ekspresi tenang, seperti sedang menunggu seseorang. Detail kulit realistis, lighting lembut golden-hour indoor.
7. Medium shot di tengah kota Seoul bersalju malam hari. Lampu toko dan papan neon memantul di jalan basah. Saya memakai coat navy dengan syal abu-abu, tangan memegang payung bening. Tatapan ke arah kamera dengan sedikit senyum, suasana melankolis ala film Korea. Tone sinematik, kontras lembut, lensa 85 mm f/1.4.
8. Full-body dengan latar hutan pinus bersalju. Langit mendung, warna dingin, kabut lembut di antara pepohonan. Saya mengenakan coat coklat tua dan syal krem panjang, berdiri diam sambil menatap pepohonan. Suasana hening, seperti sedang menenangkan diri di alam. Pencahayaan natural HDR, detail tekstur salju pada rambut dan pakaian.
9. Setengah badan, di dalam stasiun kereta tua di Hokkaido. Salju turun di luar jendela, saya duduk di kursi kayu menunggu kereta. Pakai coat hijau olive dan sarung tangan wol. Ekspresi reflektif, mata melihat ke luar jendela. Tone nostalgic film Fuji, noise lembut seperti hasil kamera film.
10. Full-body shot di jalan Eropa kuno (Prague), bebatuan basah tertutup salju. Saya berjalan perlahan dengan coat krem dan payung hitam kecil. Bangunan tua di belakang, cahaya kuning dari jendela menambah hangat suasana dingin. HDR natural, motion blur lembut di salju yang jatuh.
11. Close-up wajah di balkon hotel bersalju, pagi hari. Uap napas terlihat, mata menatap langit. Pakai hoodie wol putih dan syal rajut abu muda. Tone lembut natural light, detail kulit dan bulu mata realistis.
12. Foto landscape + full-body di lapangan luas bersalju Norwegia, langit cerah biru muda. Saya berdiri di tengah dengan tangan terbuka merasakan salju. Coat panjang beige, scarf putih melambai tertiup angin. HDR daylight, detail bayangan di salju terlihat jelas.
13. Medium shot, di depan jendela kafe dengan embun dan serpihan salju. Saya di dalam kafe, memegang cangkir kopi panas. Cahaya keemasan dari interior kafe memantul di wajah. Ekspresi lembut, sedikit senyum, seperti adegan romansa. Tone sinematik hangat, kamera Canon RF 50mm f/1.2.
14. Full-body di jalanan Paris bersalju malam hari. Lampu jalan dan menara Eiffel buram di latar. Saya memakai coat hitam panjang dan sarung tangan kulit. Bokeh kuning-oranye, hujan salju tipis, pencahayaan cinematic blue tint.
15. Close-up wajah dengan tone cold pastel HDR, serpihan salju menempel di bulu mata. Rambut sebagian tertutup scarf, bibir merah muda alami. Tatapan mata dalam dan lembut. Lighting halus, kulit dengan tekstur nyata.
16. Foto medium shot di pinggir danau beku dengan perahu kayu kecil. Saya duduk di tepi perahu, memegang kamera analog. Wajah serius namun tenang. Coat coklat tua, syal tebal krem, langit abu keperakan, tone film analog lembut.
17. Full-body berdiri di tengah lapangan salju dengan kabin kayu kecil di belakang. Pose membelakangi kamera tapi wajah sedikit menoleh. Salju turun perlahan, coat abu muda dan sepatu tinggi coklat. Tone sinematik dingin dengan depth-of-field dalam.
18. Medium shot, di pinggir jalan kecil desa Swiss, rumah kayu bersalju di belakang. Saya berdiri di bawah payung transparan, mata menatap ke kamera. Snowflakes menempel di coat, ekspresi lembut dan damai. Lighting natural dari langit mendung.
19. Close-up wajah di dalam mobil, kaca jendela berembun dengan bentuk hati kecil. Saya mengenakan coat putih dan lipstick lembut nude-pink. Tatapan melamun ke luar jendela, tone sinematik cold light.
Baca juga : 4 Cara Memaksimalkan Gemini 2.5 Nano Banana untuk Foto Makin Sinematik, Bukan Cuma Flash!
20. Full-body, berjalan menembus kabut tebal di hutan bersalju Finlandia. Siluet pohon tinggi di latar. Saya memakai coat wol tebal abu muda, scarf panjang putih. Ekspresi natural, langkah ringan. Tone misterius, cinematic grading.
21. Medium shot, di depan toko bunga bersalju dengan papan kayu bertulisan “Winter Bloom”. Saya memegang buket bunga kecil di tangan kanan, mengenakan coat krem dan syal rajut. Ekspresi lembut, tersenyum tipis. Warna lembut pastel, bokeh alami, gaya seperti majalah fashion musim dingin Jepang.
Tips Rahasia Agar Gambar Gemini AI Terlihat Profesional
Detailkan Pencahayaan (Lighting): Jangan hanya bilang "siang hari". Gunakan istilah seperti "Golden hour" untuk nuansa hangat kemerahan, "Moody lighting" untuk kesan misterius, atau "Soft natural light" agar wajah objek terlihat halus dan estetik.
Gunakan Kata Sifat Tekstur: Supaya gambar tidak terlihat "flat" atau palsu, sebutkan tekstur materialnya. Contohnya: "Tekstur rajutan sweater yang tebal", "Kristal es yang tajam", atau "Salju yang lembut seperti bedak". Ini akan membuat AI memberikan detail yang lebih dalam.
Atur Sudut Pandang Kamera (Camera Angle): Berikan instruksi seolah-olah kamu seorang fotografer. Gunakan kata seperti "Eye-level" (sejajar mata), "Low angle" (dari bawah untuk kesan megah), atau "Macro shot" untuk mengambil detail benda kecil seperti butiran salju di bulu mata.
Sebutkan Gaya Fotografi: Jika ingin hasil seperti jepretan kamera mahal, tambahkan kata "Cinematic", "Hyper-realistic", atau "Professional photography". Jika ingin gaya yang lebih santai, kamu bisa pakai kata "Candid shot".
Mainkan Kontras Warna: Musim dingin identik dengan warna putih dan biru. Agar foto kamu menonjol di Instagram, minta AI untuk menambahkan kontras warna, misalnya: "Seseorang dengan jaket merah menyala di tengah hutan salju putih". Warna yang kontras akan membuat foto kamu sangat eye-catching.
Jangan Lupa Latar Belakang (Bokeh): Jika fokus utamanya adalah orang, mintalah efek "Blurred background" atau "Deep bokeh". Ini akan membuat latar belakang salju atau lampu kota menjadi bintik-bintik cahaya yang cantik (estetik).
Jadi, prompt mana yang bakal kamu coba duluan? Jangan biarkan feed kamu terlihat membosankan. Manfaatkan kecanggihan AI ini sekarang juga dan tunjukkan dunia musim dingin versimu sendiri. Selamat mencoba!
DB Klik - Toko Komputer Surabaya yang terpercaya di Indonesia. Menjual berbagai macam kebutuhan elektronik yang lengkap seperti laptop, gadget, gaming, lifestyle, dan aksesoris. Belanja kebutuhan elektronik yang lengkap dan hemat langsung melalui Website DB Klik, Dijamin Berkualitas.






