Mengenal IGRS Komdigi yang Viral di Kalangan Gamer: Apa Fungsinya dan Kenapa Penting?
DB KLIK – Istilah IGRS atau Indonesia Game Rating System mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai komunitas gamer. Kabar ini semakin mencuat setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperketat pengawasan terhadap konten digital di tanah air.
Kritik pun terus bergulir lantaran hasil klasifikasi yang dinilai tidak akurat, bahkan memunculkan label usia yang janggal. Beberapa judul dengan konten dewasa justru diberi rating untuk semua umur, sementara game populer lainnya dianggap tidak layak beredar di Indonesia.
Kondisi tersebut membuat publik mempertanyakan kredibilitas regulasi ini. Lantas, apa sebenarnya IGRS Komdigi itu? Mengapa sistem rating ini mendadak viral dan apa dampaknya bagi kamu yang hobi mabar setiap hari?
Yuk, simak lengkapnya di bawah ini!
1. Apa itu IGRS Komdigi?
Indonesia Game Rating System (IGRS) adalah sistem klasifikasi usia untuk permainan digital di Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Sistem ini dibuat untuk memberikan informasi jelas kepada masyarakat tentang isi sebuah game sehingga pemain, terutama anak-anak, bisa memilih permainan yang sesuai dengan usia mereka.
Baca juga : Bocoran Data Mengintai? Ini Cara Enkripsi End-to-End Melindungi Komunikasi Anda
Dalam praktiknya, IGRS menilai berbagai aspek konten seperti kekerasan, bahasa, unsur seksual, horor, hingga simulasi perjudian, lalu menentukan batasan usia yang tepat untuk setiap game.
IGRS juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan bertanggung jawab. Melalui sistem ini, publisher game dapat mendaftarkan dan mengklasifikasikan produknya sesuai regulasi yang berlaku, sekaligus memudahkan masyarakat mengajukan aduan atau konsultasi terkait konten game.
2. Klasifikasi Usia IGRS Komdigi
Berdasarkan pembagian sistem yang telah divalidasi oleh Komdigi sejak tahun 2016, setiap game dikategorikan berdasarkan usia pemain agar lebih aman dan sesuai dengan tahap perkembangan. Berikut penjelasan tiap kategori usia yang perlu kamu pahami:
3+ (Semua Usia): Konten sangat aman. Tidak ada unsur rokok, alkohol, narkoba, kekerasan, darah, maupun bahasa kasar. Game juga bebas dari adegan dewasa, perjudian, atau horor, serta biasanya tidak memiliki fitur chat.
7+ (Anak-anak): Masih tergolong aman tetapi sudah mulai mengandung elemen fantasi ringan. Tetap tidak menampilkan kekerasan berlebihan, darah, atau konten sensitif lainnya.
13+ (Remaja): Mulai diperbolehkan adanya kekerasan ringan atau darah dalam bentuk animasi terbatas. Humor dewasa ringan bisa muncul tanpa unsur seksual. Biasanya sudah memiliki fitur chat online dengan filter bahasa.
15+ (Remaja Menengah): Menampilkan kekerasan animasi dengan intensitas sedang dan darah dalam batas tertentu. Interaksi online tersedia dengan pengawasan, dan mulai muncul konten horor atau humor dewasa yang lebih kompleks.
18+ (Dewasa): Kategori paling bebas. Game dapat menampilkan rokok, alkohol, narkoba, serta kekerasan intens (darah, mutilasi). Terdapat unsur horor yang kuat serta simulasi perjudian tanpa uang asli.
3. Proses Klasifikasi Game IGRS
Agar setiap game yang beredar sesuai dengan nilai budaya yang berlaku, IGRS menerapkan proses klasifikasi yang terstruktur bagi developer atau publisher:
Registrasi: Pendaftaran akun melalui platform resmi IGRS.
Self-Assessment: Developer melakukan penilaian mandiri terhadap konten game mereka melalui kuesioner.
Verifikasi: Tim IGRS meninjau data dan jawaban untuk memastikan keakuratan rating.
Banding (Opsional): Jika hasil klasifikasi dianggap tidak sesuai, pihak pengembang dapat mengajukan banding.
Sertifikasi: Pengunduhan sertifikat resmi setelah proses disetujui.
Lantas Mengapa IGRS Begitu Penting Bagi Gamer?
Meskipun saat ini IGRS tengah menuai kritik terkait akurasi label usia, keberadaan sistem ini sebenarnya sangat krusial bagi masa depan industri game di Indonesia.
Baca juga : Google Rilis Fitur Ganti Alamat Gmail Tanpa Bikin Akun Baru, Ini Caranya!
Bagi kamu para gamer, memahami IGRS bukan sekadar soal aturan hukum, melainkan tentang keamanan ekosistem. Dengan adanya rating yang tepat, risiko pemblokiran game favorit akibat konten yang dianggap "liar" bisa diminimalisir. Selain itu, IGRS membantu para orang tua untuk lebih melek teknologi, sehingga hobi bermain game tidak lagi dipandang negatif sebagai pemicu perilaku buruk pada anak di bawah umur.
Dukungan terhadap IGRS juga berarti mendukung para developer lokal agar produk mereka memiliki standar legalitas yang jelas untuk bersaing di pasar global. Jadi, pastikan kamu selalu memeriksa logo IGRS sebelum mengunduh game favoritmu!
DB KLIK – Toko Komputer Surabaya terpercaya di Indonesia. Kami menghadirkan solusi kebutuhan elektronik terlengkap, mulai dari laptop, gadget, perangkat gaming, produk lifestyle, hingga aksesoris pendukung lainnya. Nikmati pengalaman belanja hemat dan mudah melalui Website DB Klik atau unduh Aplikasi DB KLIK di Play Store dan App Store. Belanja di DB KLIK, dijamin produk orisinal dan berkualitas!





